Inkrah, Dua Terpidana Tragedi Kanjuruhan Wahyu Setyo dan Bambang Sidik Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Aparat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mengeksekusi dua terpidana perwira polisi dalam perkara tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 suporter sepak bola saat Arema FC menjamu Persebaya pada 1 Oktober 2022.

Masing-masing ialah terpidana Wahyu Setyo Pranoto yang saat tragedi Kanjuruhan terjadi menjabat Kepala Bagian Operasional berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan Bambang Sidik Ahmadi sebagai Kepala Satuan Samapta berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di Kepolisian Resor (Polres) Malang.

Kedua terpidana hari ini kami masukkan ke Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Waru, Sidoarjo, kata Kepala Kejati (Kajati) Jatim Mia Amiati, Selasa 7 Mei 2024.

Eksekusi terhadap kedua terpidana perwira polisi menengah itu dilakukan karena sudah berkekuatan peraturan konsisten (inkrah) atas putusan Mahkamah Agung (MA) tertanggal 23 Agustus 2023.

Mia menerangkan putusan Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya yang pada 16 Maret 2022 membebaskan kedua terpidana perwira polisi hal yang demikian dalam perkara tragedi daftar joker123 Kanjuruhan.

MA intinya mengabulkan permohonan kasasi dari Tim Jaksa Penuntut Awam pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang dan menyuarakan kedua terpidana ini secara legal dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana karena kealpaannya menyebabkan orang lain meninggal dunia, ujarnya.

Eksekusi Dilaksanakan Tim Jaksa Penuntut Awam

Selain itu MA menyebut kedua terpidana juga menyebabkan orang lain luka berat sedemikian rupa sehingga berhalangan melakukan profesi untuk sementara.

Terhadap terpidana Wahyu Setyo Pranoto, MA menjatuhkan vonis pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan. Walaupun terpidana Bambang Sidik Ahmadi divonis pidana penjara selama dua tahun.

Eksekusi hari ini dilakukan oleh Tim Jaksa Penuntut Awam. Pengerjaan eksekusi ikut disaksikan petugas dari Kepolisian Tempat Jawa Timur yang berjalan dengan aman, lancar dan kondusif, sebut Kajati Mia.

 

 

 

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.